Selasa, 21 Mei 2013

rpp berkarakter kelas 8 smp semester gasal tentang sejarah nabi mari download


Rencana  Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
Satuan pendidikan    : Sekolah Menengah Pertama Negeri 8 Yogyakarta
Mata Pelajaran          : Pendidikan Agama Islam
Kelas                           : VIII
Semester                     : Gasal
Pertemuan                 : 9
Alokasi waktu            : 1 X 15 menit
I.                   Standar Kompetensi
Memahami sejarah Nabi
II.                Kompetensi Dasar
a.      Menceritakan sejarah Nabi Muhammad SAW dalam membangun masyarakat melalui kegiatan ekonomi dan perdagangan
III.             Indikator Pencapaian Kompetensi
a.       Siswa dapat menceritakan sejarah Nabi Muhammad SAW dalam membangun masyarakat melalui kegiatan ekonomi
b.      Siswa dapat menceritakan sejarah Nabi Muhammad SAW dalam membangun masyarakat melalui kegiatan perdagangan
IV.             Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari materi sejarah Nabi:
a. Dengan metode ceramah dan strategi Information of Circle, siswa dapat menceritakan sejarah Nabi Muhammad dalam membangun kegiatan ekonomi dan perdagangan
b. Dengan strategi Ranking Satu, siswa dapat mengingat sejarah Nabi Muhammad dalam membangun kegiatan ekonomi dan perdagangan
V.                Materi Ajar/ Materi Pembelajaran
1.      Sejarah Nabi Muhammad dalam membangun kegiatan ekonomi dan perdagangan
2.      Perjuangan  Nabi dan para Sahabat di Madinah
Nilai karakter yang dapat dikembangkan:
a.       Cinta Ilmu
b.      Berani
c.       Pantang menyerah
d.      Jujur
VI.             Pendekatan/ Metode/ Strategi
Pendekatan: Fungsional dan Keteladanan
Metode      : Ceramah
Strategi      : Information of Circle dan Ranking Satu
VII.          Kegiatan Pembelajaran
a.Kegiatan Pendahuluan
- Siswa menjawab salam yang disampaikan oleh guru
- Siswa berdoa bersama-sama dengan tenang
- Guru menarik perhatian siswa dengan motivasi singkat.
 Apersepsi
Guru menanyakan tentang materi pelajaran yang telah dipelajari pada pertemuan sebelumnya untuk menghubungkan dengan materi yang akan dipelajari.
Pre test
-          Guru menanyakan materi sejarah Nabi dalam membangun kegiatan ekonomi dan perdagangan serta perjuangan beliau dan sahabtanya di Madinah,
Acuan
Guru menjelaskan terlebih dahulu kompetensi dasar yaitu Menceritakan sejarah Nabi Muhammad SAW dalam membangun masyarakat melalui kegiatan ekonomi dan perdagangan, yang mencakup indikator: Siswa dapat menceritakan sejarah Nabi Muhammad SAW dalam membangun masyarakat melalui kegiatan ekonomi dan siswa dapat menceritakan sejarah Nabi Muhammad SAW dalam membangun masyarakat melalui kegiatan perdagangan
b. Kegiatan Inti
Eksplorasi
-          Guru menjelaskan proses pembelajaran
-          Semua peserta didik mengikuti kegiatan inti dengan aktif dan cermat.
Elaborasi
-          Peserta didik  mencari informasi dalam handout selama proses pembelajaran.
-          Strategi Information of Circle
è Siswa dibagi menjadi tiga kelompok.
è Setiap kelompok mendapat materi pengembangan ekonomi dan perdagangan zaman Nabi  yang terdapat baris dalam kalimat yang kosong.
è Setiap kelompok mempunyai jawaban yang akan membantu kelompk lain mengisi bagian yang kosong.
·         Paragraf 1 kelompok 1
·         Paragraf 2 kelompok 2
·         Paragraf 3 kelompok 3
è Guru dan siswa meluruskan jawaban yang salah.
è Guru memberi apresiasi kepada masing-masing siswa.
Konfirmasi
-          Guru memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil jawaban siswa untuk meluruskan kesimpulan-kesimpulan diskusi yang kurang tepat.
c.       Kegiatan Penutup
-          Strategi Ranking Satu
è Setiap siswa mendapatkan kertas kosong.
è Setia siswa menjawab pertanyaan dari guru tentang materi meneladani perjuangan Nabi dan para Sahabat di Madinah secara cepat.
è Setiap siswa yang jawabannya salah mundur kebelakang.
è Siswa yang tetap bertahan pada tempatnya mendapat hadiah dari guru.
è Guru meluruskan materi tentang perkembangan ekonomi dan perdagangan Nabi SAW.
è Guru menginformasikan materi pelajaran pada pertemuan yang akan datang.
è Setiap siswa diberi tugas individual mencari contoh teladan atas perjuangan Nabi dan Para Sahabatnya.
è Pembelajaran ditutup secara islami.
F. Penilaian
a. Teknik Penilaian:
- Test
b.Bentuk:
- Lisan
c. Bentuk instrumen
1)      Bagaimana inti dari sejarah Nabi Muhammad SAW dalam membangun masyarakat melalui kegiatan ekonomi?
2)      Bagaimana inti dari sejarah Nabi Muhammad SAW dalam membangun masyarakat melalui kegiatan perdagangan
Kunci Jawaban:
G. Sumber/ Media
1. Sumber Belajar
-          Muhammad Nasikin, Hanif Nurcholis, Mafrukhi. Ayo Belajar Agama Islam untuk SMP Kelas VIII. Jakarta: Erlangga. Hal: 76-93
-          Departemen Agama. Sejarah Kebudayaan Islam untuk Diniyah Awwaliyah Kelas 3. Jakarta: Friska Agung Insani. Hal. 2-17.
-          Al-Ustadz Umababdul Djabbar. Nurul Yaqin (Sejarah Nabi Muhammmad SAW) Juz pertama. Sutabaya:Ahmad Nabhan.
2.      Media
-          Kertas HVS
-          Kartu Shalat Siswa

Mengetahui,
Dosen Pembimbing Lapangan



Drs. H, Sarjono, M. Si
NIP. 19560819 198103 1 004











Wonogiri, 30 Maret 2013
Praktikan


Chichi ‘Aisyatud Da’watiz Zahroh
NIM. 10410006

Materi
 1. Kehadiran  (1) kaum muhajirin (orang yang berhijrah ) di Madinah diterima dengan suka cita oleh masyarakat Madinah (kaum Anshor: penolong) khususnya mereka yang telah memeluk agama Islam. Latar belakang mata pencaharian yang berbeda menjadikan mereka saling membantu dan belajar bersama. Kaum muhajirin yang berasal dari Mekkah, mereka kebanyakan memiliki keahlian berdagang dan berniaga, sedangkan kaum Anshor mayoritas adalah (2) petani kurma yang sukses. Karena perbedaan ini, mereka justru saling berbagi pengalaman mengelola mata pencaharian mereka. Kaum Muhajirin mengajarkan kepada Kaum Anshar untuk berdagang dengan baik dan jujur, sedangkan (3) kaum Anshor mengajarkan cara bercocok tanam kepada Kaum Muhajirin.
             2. Kaum Anshor yang memilih (4) tanah pertanian, dikerjakan bersama-sama dengan kaum Muhajirin. Mereka membag hasil pertanian mereka secara Adil. Diantara sahabat Muhajirin yang bertani adalah (5) Abu Bakar, Umar bin Khatab, Ali bin Abi Tholib, dan lan sebagainya. Sedangakn kaum Muhajirin lain ada yang memulai membuka usaha baru untuk berdagang. Mereka dibantu oleh kaum Anshar. Diantara sahabat Nabi yang tetap berdagang adalah (6) Usman bin Affan yang sebelumnya adalah saudagar terkemuka di Makkah yang berdagang Emas, permadani, dan lainnya. Dan Abdurrahman bin Auf yang memulai usahnya dengan berdagang (7) mentega dan Keju. Usaha yang dibangun merekapun berkembang dengan cepat sehingga beberapa sahabat yang lain mengikuti jejaknya.
            3. Kota Madinah menjadi kota yang (8) tenteram dan sejahtera, kondisi ekonomi mulai terangkat dan membaik. Umat muslin terbiasa bekerja sama dalam perdagangan dengan masyarakat yang bukan muslim. Ketika sudah mapan, Nabi SAW memperkenalkan ajaran Islam tentang (9) zakat, penduduk yang kurang beruntung secara ekonomi dapat ikut menikmati keberhasilan saudaranya yang muslim lainnya. Sistem ini merupakan sistem ekonomi kerakyatan yang berpihak pada (10)  masyarakat lemah.
Strategi Ranking Satu
1.      Sebelumnya kota Madinnah bernama? Yatsrib.
2.      Kaum yang menjadi penolong Nabi? Anshar
3.      Sahabat Rasulullah yang menjadi saudagar kaya? Usman bin Affan
4.      Masjid yang pertama kali dibangun Nabi SAW adalah........ (Masjid Quba)
5.      Nabi SAW melanjutkan perjalanan ke Yatsrib pada tanggal..... (2 Juli 622 M)
6.      Setiap ada masalah yang timbul di Madinah diselesaikan dengan cara.... (musyawarah mufakat).
7.      Setelah mapan di Madinah, Nabi SAW menerapkan... (Zakat)
8.      Siapa yang ditugaskan berdakwah di Madinah? Mus’ab
9.      Ada berapa orang penduduk Makkah yang ikut berhijrah bersama Nabi SAW setelah Mus’ab Berdakwah? 73
10.  Perjanjian apa yang terjadi di Madinah? Perjanjian Aqabah dua.
                                             

             Materi
 1. Kehadiran  (1) kaum muhajirin (orang yang berhijrah ) di Madinah diterima dengan suka cita oleh masyarakat Madinah (kaum Anshor: penolong) khususnya mereka yang telah memeluk agama Islam. Latar belakang mata pencaharian yang berbeda menjadikan mereka saling membantu dan belajar bersama. Kaum muhajirin yang berasal dari Mekkah, mereka kebanyakan memiliki keahlian berdagang dan berniaga, sedangkan kaum Anshor mayoritas adalah (2) petani kurma yang sukses. Karena perbedaan ini, mereka justru saling berbagi pengalaman mengelola mata pencaharian mereka. Kaum Muhajirin mengajarkan kepada Kaum Anshar untuk berdagang dengan baik dan jujur, sedangkan (3) kaum Anshor mengajarkan cara bercocok tanam kepada Kaum Muhajirin.
             2. Kaum Anshor yang memilih (4)...................................., dikerjakan bersama-sama dengan kaum Muhajirin. Mereka membag hasil pertanian mereka secara Adil. Diantara sahabat Muhajirin yang bertani adalah (5)........................................................................., dan lan sebagainya. Sedangkan kaum Muhajirin lain ada yang memulai membuka usaha baru untuk berdagang. Mereka dibantu oleh kaum Anshar. Diantara sahabat Nabi yang tetap berdagang adalah (6)                                ........................................  yang sebelumnya adalah saudagar terkemuka di Makkah yang berdagang Emas, permadani, dan lainnya. Dan Abdurrahman bin Auf yang memulai usahnya dengan berdagang (7)..........................................Usaha yang dibangun merekapun berkembang dengan cepat sehingga beberapa sahabat yang lain mengikuti jejaknya.
            3. Kota Madinah menjadi kota yang (8).............................................., kondisi ekonomi mulai terangkat dan membaik. Umat muslin terbiasa bekerja sama dalam perdagangan dengan masyarakat yang bukan muslim. Ketika sudah mapan, Nabi SAW memperkenalkan ajaran Islam tentang (9)................................., penduduk yang kurang beruntung secara ekonomi dapat ikut menikmati keberhasilan saudaranya yang muslim lainnya. Sistem ini merupakan sistem ekonomi kerakyatan yang berpihak pada (10) ..........................





     Materi
 1. Kehadiran  (1)..................................... (orang yang berhijrah ) di Madinah diterima dengan suka cita oleh masyarakat Madinah (kaum Anshor: penolong) khususnya mereka yang telah memeluk agama Islam. Latar belakang mata pencaharian yang berbeda menjadikan mereka saling membantu dan belajar bersama. Kaum muhajirin yang berasal dari Mekkah, mereka kebanyakan memiliki keahlian berdagang dan berniaga, sedangkan kaum Anshor mayoritas adalah (2) .......................................................... Karena perbedaan ini, mereka justru saling berbagi pengalaman mengelola mata pencaharian mereka. Kaum Muhajirin mengajarkan kepada Kaum Anshar untuk berdagang dengan baik dan jujur, sedangkan (3) ................................. mengajarkan cara bercocok tanam kepada Kaum Muhajirin.
             2. Kaum Anshor yang memilih (4) tanah pertanian, dikerjakan bersama-sama dengan kaum Muhajirin. Mereka membag hasil pertanian mereka secara Adil. Diantara sahabat Muhajirin yang bertani adalah (5) Abu Bakar, Umar bin Khatab, Ali bin Abi Tholib, dan lan sebagainya. Sedangakn kaum Muhajirin lain ada yang memulai membuka usaha baru untuk berdagang. Mereka dibantu oleh kaum Anshar. Diantara sahabat Nabi yang tetap berdagang adalah (6) Usman bin Affan yang sebelumnya adalah saudagar terkemuka di Makkah yang berdagang Emas, permadani, dan lainnya. Dan Abdurrahman bin Auf yang memulai usahnya dengan berdagang (7) mentega dan Keju. Usaha yang dibangun merekapun berkembang dengan cepat sehingga beberapa sahabat yang lain mengikuti jejaknya.
            . Kota Madinah menjadi kota yang (8).............................................., kondisi ekonomi mulai terangkat dan membaik. Umat muslin terbiasa bekerja sama dalam perdagangan dengan masyarakat yang bukan muslim. Ketika sudah mapan, Nabi SAW memperkenalkan ajaran Islam tentang (9)................................., penduduk yang kurang beruntung secara ekonomi dapat ikut menikmati keberhasilan saudaranya yang muslim lainnya. Sistem ini merupakan sistem ekonomi kerakyatan yang berpihak pada (10) ..........................





 Materi
1. Kehadiran  (1)..................................... (orang yang berhijrah ) di Madinah diterima dengan suka cita oleh masyarakat Madinah (kaum Anshor: penolong) khususnya mereka yang telah memeluk agama Islam. Latar belakang mata pencaharian yang berbeda menjadikan mereka saling membantu dan belajar bersama. Kaum muhajirin yang berasal dari Mekkah, mereka kebanyakan memiliki keahlian berdagang dan berniaga, sedangkan kaum Anshor mayoritas adalah (2) .......................................................... Karena perbedaan ini, mereka justru saling berbagi pengalaman mengelola mata pencaharian mereka. Kaum Muhajirin mengajarkan kepada Kaum Anshar untuk berdagang dengan baik dan jujur, sedangkan (3) ................................. mengajarkan cara bercocok tanam kepada Kaum Muhajirin.
            2. Kaum Anshor yang memilih (4)...................................., dikerjakan bersama-sama dengan kaum Muhajirin. Mereka membag hasil pertanian mereka secara Adil. Diantara sahabat Muhajirin yang bertani adalah (5)........................................................................., dan lan sebagainya. Sedangkan kaum Muhajirin lain ada yang memulai membuka usaha baru untuk berdagang. Mereka dibantu oleh kaum Anshar. Diantara sahabat Nabi yang tetap berdagang adalah (6)                                ........................................  yang sebelumnya adalah saudagar terkemuka di Makkah yang berdagang Emas, permadani, dan lainnya. Dan Abdurrahman bin Auf yang memulai usahnya dengan berdagang (7)..........................................Usaha yang dibangun merekapun berkembang dengan cepat sehingga beberapa sahabat yang lain mengikuti jejaknya
            3. Kota Madinah menjadi kota yang (8) tenteram dan sejahtera, kondisi ekonomi mulai terangkat dan membaik. Umat muslin terbiasa bekerja sama dalam perdagangan dengan masyarakat yang bukan muslim. Ketika sudah mapan, Nabi SAW memperkenalkan ajaran Islam tentang (9) zakat, penduduk yang kurang beruntung secara ekonomi dapat ikut menikmati keberhasilan saudaranya yang muslim lainnya. Sistem ini merupakan sistem ekonomi kerakyatan yang berpihak pada (10)  masyarakat lemah.
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                               

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar